Posts

Showing posts with the label berbagi

Jundi majhul

*JUNDI MAJHUL* By. satria hadi lubis Ketika Sayyid Quthb ingin masuk menjadi anggota jama'ah Ikhwanul Muslimin, semua anggota Ikhwan setuju, kecuali adiknya Muhammad Quthb. Beliau berkata, "Engkau sudah terkenal wahai Sayyid. Engkau terlalu besar untuk masuk ke dalam jama'ah ini." Sayyid Quthb menjawab, "Wahai adikku, tidak bolehkah aku menjadi jundi majhul (prajurit yang tidak dikenal) di dalam jama'ah ini? Biarlah aku mengabdi sebagai jundi di dalam keternalanku." Subhanallah....Sayyid Quthb yang waktu itu sudah terkenal di Mesir memilih masuk ke dalam jama'ah Ikhwanul Muslimin yang baru berdiri karena menyadari : berjuang untuk Islam tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi HARUS BERSAMA-SAMA. Seakan beliau melaksanakan wasiat Umar bin Khatab ra : "Tidak ada Islam tanpa jama'ah, tidak ada jama'ah tanpa qiyadah (pemimpin), tidak ada qiyadah tanpa jundi, tidak ada jundi tanpa ketaatan, tidak ada ketaatan tanpa keikhlasan." Sayy...

cara memanggil anak biar pulang

KAKI DULU, BARU MULUT Duluu waktu belum tahu ilmunya, saya pernah memanggil Qairina yang sedang bermain di rumah tetangga depan rumah dengan cara berteriak-teriak dari pintu depan. Beberapa kali saya memanggilnya dia gak pulang-pulang. Bahkan menjawab panggilan saya pun tidak. Mendengar dan melihat apa yang saya lakukan, suami saya menegur. "Bukan begitu cara memanggil anak biar pulang dari bermainnya, mamah." Lalu dia menyontohkan sendiri bagaimana seharusnya saya memanggil Qairina yang lagi asyik main dan membujuknya pulang untuk makan siang. Yang suami saya lakukan adalah keluar rumah menuju ke rumah tetangga. Lalu dia mengobrol dan ikut bermain sejenak dengan anak-anak. Setelah dirasa cukup, dia mengajak Qairina pulang dengan ajakan yang menyenangkan sambil berpamitan pada teman-teman mainnya. Ajaib! Qairina nurut diajak pulang. Setelah Qairina makan dan lalu tidur, suami menasihati. Katanya memanggil dengan cara berteriak-teriak itu tidak sopan, juga tidak efektif....

Rejeki dari Allah

Rejeki dari Allah "Saya nggak mau jadi ibu rumah tangga saja. Kalau suami meninggal atau kita bercerai, gimana? Siapa yang kasih makan saya dan anak-anak? Istri itu harus mandiri finansial supaya bisa punya uang untuk jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan suami." Seketika, kalimat itu buyar kala saya berhadapan dengan seorang wanita berusia 47 tahun yang datang ke rumah saya untuk mengisi pengajian. Wanita bersahaja itu datang jauh-jauh, cukup jauh dari komplek perumahan tempat tinggal saya, untuk memberi pengajian secara gratis. Ingat, gratis lho.... Nggak ada bayaran sepeser pun kecuali sajian makan siang yang saya berikan. Dia datang untuk menggantikan guru ngaji saya yang berhalangan. Sambil menunggu teman-teman lain, kami ngobrol-ngobrol. "Coba tebak, anak saya berapa, Bu?" tanyanya, ketika kami sedang ngobrol soal anak-anak. Saya sedikit mengeluhkan kondisi rumah yang berantakan karena anak-anak nggak bisa diam, lalu dia memaklumkan. Namanya juga anak-anak...

MEMAKNAI ARTI BERKAH

🌱🍃🍀☘🌿🌳 📚 *MEMAKNAI ARTI BERKAH* *Habib Salim Segaf Al Jufri* 🤲Barokah atau berkah adalah kondisi yang diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup. ⛰Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi barokah ialah bertambahnya ketaatanmu kepada Allah dengan segala keadaan yang ada, baik  berlimpah atau sebaliknya. 🕌 Barokah itu: "...albarokatu tuziidukum fii thoah." Barokah itu menambah taatmu kepada Allah. 🤕 Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub AS, sakitnya menambah taatnya kepada Allah. 🛶 Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair. 🕋 Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah puny...

Prosedur kesehatan

[30/7 17.27] Rifah Mahmud Ustz Nuris SMA: Maaf memotong tema 🙏🙏🙏 Dapat kiriman dr teman Tingkir.... "....ada tetangga sy,  asli daerah kab smg,  skrg ngekos 1 kamar d tingkir,  suami istri, 3 anak. skrg istrinya d rsud salatiga. krn pendarahan saat mau melahirkan. singkatnya, persalinan sudah dilakukan melalui operasi sesar.... namun bayinya meninggal  usia 1 jam (hari rabu). sampe hari ini belum bisa plg karena belum bisa nebus biaya operasi yg kurang 8 jt rupiah. ybs gak py uang utk bayar. kerja cm nunggokke bakulan,  hariannya paling dpt 10 rb rp. Masalahnya lain, ia blm punya bpjs, dan ktp/kk masih jambi, dulu sempat tinggal di jambi hampir 10 th, sekarang balik kampung dan blm urus ktp setempat. Skedar info, mungkin ada  yg mau berbagi.... 🙏🙏🙏 [30/7 17.39] Afif Arofah SMANSA 1-3: Minta keringanan biaya dari rmh sakit bisa ga Rif... Pakai SKTM [30/7 17.44] Afif Arofah SMANSA 1-3: Aku pernah kedap...