Posts

Showing posts with the label sedekah

HUKUM KEKEKALAN ENERGI

*HUKUM KEKEKALAN ENERGI* Energi tidak pernah musnah. Énergy perlu mengalir. Berganti dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Untuk hidup, seseorang perlu nafas. , nafas yang mengalir. Tarik nafas dan buang nafas. Jika terhenti maka matilah. Untuk sehat, peredaran darah juga perlu mengalir. Jika tersendat akan terganggu alirannya. Jika berhenti bisa mati. Air pun demikian, jika tidak mengalir akan menjadi busuk dan bau. Sistem pencernaan juga demikian. Jika ada makanan yang masuk, maka akan ada yang di keluarkan agar bisa masuk lagi makanan berikutnya. Jika tidak dikeluarkan akan mengganggu metabolisme tubuh dan tidak akan ada makanan yang masuk lagi. Rejeki juga demikian. Perlu mengalir. Agar lancar. Banyak cara agar rejeki lancar. Intinya perlu ada yang harus di keluar kan. Rejeki yang datang hukum nya lebih besar volumenya dari yang harus di keluarkan. Seperti logika pencernaan. Kesimpulannya adalah..jika rejeki tersendat, maka solusinya adalah membuka pintu keluarnya.

Rejeki itu Berputar

REZEKI ITU BERPUTAR "Rezeki itu berputar layaknya siklus. menahannya berarti merusak putaran. Membaginya berarti menyempurnakan putaran. Sebagaimana milikmu mengalir pada orang lain, milik orang lain pun mengalir padamu." Kehidupan senantiasa berada dalam kesempurnaan putaran. Sesuatu yang ada pada kita akan mengalir pada yang lain. Persis sebagaimana yang kita terima pun berasal dari orang lain. Layaknya putaran roda, berhati-hatilah tuk menyentuh putarannya, apatah lagi berusaha menghentikannya. Sebab akibatnya sungguh fatal. Demikianlah kiranya menahan apa yang ada padamu, sedang sejatinya ia tak kau perlukan. Jangan heran jika tak berapa lama apa yang menjadi hakmu pun tak kunjung tiba. Bukankah acapkali kita dapati kikir semakin fakir? Maka cermatlah kala apa yang kau pinta tak terwujud jua, sebab bisa jadi kau menahan apa yang seharusnya kau lepaskan. Sementara membagi rezeki persis seperti membiarkan roda berputar dengan mulus tanpa hambatan. Segera saja kau dapati...

Hikmah bersandar kepada Alloh

SANDARAN SEMUA PADA ALLAH Saya beberapa kali mendapati cerita dan kasus, orang yang mempersiapkan hidupnya, dengan sangat baik ... Menabung, investasi, membangun sistem yang membuat passive income, dan sebagainya ... Sehingga mereka berkata, "ah, hidupku sudah aman" ... Lalu, jreng !!! ... Mereka mengalami hal tidak terduga, dan habis semua yang sudah dipersiapkan itu ... Ternyata, sudah dipersiapkan semuanya menjadi sandaran, semuanya berantakan gak karuan ... Boleh saja menabung ... Boleh saja berinvestasi ... Boleh saja membangun passive income ... Tapi ingat, jangan bersandar kepada semua itu ... Sandaran terkuat adalah, bersandar kepada-Nya ... Saat hal-hal duniawi, kamu jadikan sandaran ... Suatu saat, kamu akan ditampar oleh kehidupan ... Kamu akan dikasih tahu, bahwa kamu bersandar pada sandaran yang keliru ... Kamu bersandar pada sesuatu, yang bisa punah musnah ... Mulutmu, mungkin saja berkata, "Tiada Tuhan Selain Allah" ... Tapi kamu tidak sadar ... Ka...

Berilah maka akan diberi

_*Berilah maka diberi*_ Assalamualaikum Sahabat Gemma, Harta itu unik, justru berkembang ketika Harta dialirkan, semakin deras aliran keran dibawahnya maka semakin deras pula aliran diatasnya Adapun mengenai besarnya harta yg dimiliki, bukan dari seberapa besar kita disiplin dalam mengatur pengeluarannya, tetapi dari seberapa besar wadahnya, seberapa pantas kita mendapatkannya. Ketika diri kita menjadi perantara atas rejeki orang lain salah satunya dgn memberi kepada yg membutuhkan, karena ada hak mereka dalam harta kita, sebetulnya kita sudah memantaskan diri untuk menerima lebih. Harta tidak akan menumpuk ketika kita menimbunnya, tapi harta akan semakin banyak ketika kita mengalirkannya sehingga pantas untuk memperolehnya. _Memberi dari kelebihan itu biasa, tetapi memberi dari kekurangan kita itu tidak biasa dan sangat luar biasa dan tidak banyak orang yg melakukannya._ _*Berilah.., maka kamu akan diberi.*_ _*Lebih banyak berkah dalam memberi daripada menerima!*_ _*Gemma...

Simpan harta di langit

*Simpan Hartamu di Langit melalui Saudaramu yg baru menanggung Beban...* *Tolonglah....* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ *“Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim).* Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, وَمَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ ال...