KITA BISA LEBIH BAIK _________________________ Oleh : Ustadz Felix Siauw Namanya manusia, nggak mungkin 100% baik dan juga mustahil 100% jahat, kita nggak sempurna. Hanya saja seringkali orang nggak mau terima kenyataan itu. Kita senang dipuji, dan nggak senang dicaci, itu juga kewajaran. Anehnya kita lebih senang mencaci daripada memuji, senang cari kesalahan ketimbang perbaikan. Benarlah kritik seseorang pada dirinya sendiri, "Kita perlu seseorang untuk kita cintai, tapi lebih perlu seseorang untuk kita benci", karena benci itu memuaskan nafsu. Lihat saja, saat ada satu kejadian, perhatian kita pada bad news, biasanya lebih intens daripada yang good news. Entah mengapa kita lebih suka mencaci. Misal, satu waktu ada yang salah data lalu kalah debat di TV, lihat komentar bully pada yang kalah, itu lebih banyak ketimbang pujian pada yang menang. Taruhlah, ada kasus seorang hafidz Al-Qur'an umur 10 tahun, dan ada kasus istri pelawak yang tak bisa jaga tulisan, mana ya...