Posts

Showing posts with the label khilafah

Syariat yg tak bisa tanpa khilafah

INILAH CONTOH 19 SYARIAT YANG TAK BISA DIPRAKTEKKAN TANPA ADANYA NEGARA ISLAM KHILAFAH Oleh : Prof. Fahmi Amhar Syariah yang memang dibebankan atas individu (fardhu ‘ain) jelas bisa langsung dijalankan, tidak perlu menunggu negara khilafah. Misalnya syariah sholat, puasa, makan minum yang halal, menutup aurot, menuntut ilmu, ahlaqul karimah pada orang tua atau tetangga, dsb. Syariah yang dibebakan secara kolektif pada masyarakat (fardhu kifayah) ada yang bisa dijalankan tanpa menunggu negara khilafah. Misalnya mengurus jenazah, menyelenggarakan sholat Jum’at, dakwah, dan amar ma’ruf nahy munkar. Tetapi memang ada banyak sekali syariah yang dibebankan secara kolektif pada negara sebagai wakil masyarakat (fardhu kifayah khas), yang tidak bisa dijalankan tanpa negara khilafah. Misalnya: 1. Menarik zakat secara paksa bagi muzakki yang bandel 2. Mengejar suami-suami yang tidak bertanggungjawab menafkahi istrinya 3. Memaksa mall-mall untuk menyediakan ruang sholat yan...

Bukan sekadar siapa, tp system apa

LOGIKA RINGAN UNTUKMU SEMOGA MUDAH DICERNA Ust.Felix siaw Ketika rumah bocor, seisi rumah sibuk membersihakan lantai yang basah akibat kebocoran | di saat yg sama, ada salah seorang yang berusaha memperbaiki kebocoran sebagai sumber permasalahan. Tak disangka, seisi rumah malah menghujat habis-habisan orang yang tengah memperbaiki genting yang bocor | "kenapa gk ikut membersihkan lantai yg kebasahan, kemana aja kamu?" Begitulah hujatan yg dilontarkan. Semua orang tak sadar, justru mereka dipaksa bersusah payah membersihkan lantai disebabkan oleh genting bocor yg membuat air masuk ke rumah. Penting untuk fokus ke permasalahan utama, bukan malah sibuk dengan akibat. ============== Di suatu negeri tengah terjadi kekacauan dan kerusakan yg diakibatkan oleh sistem aturan tak berpradaban | aturan Illahi dicampakkan, kebenaran dinomorduakan. Sekelompok orang tengah sibuk memenangkan pemilu agar muslim bisa berkuasa, katanya | kalau kita tak memilih, pemimpin kafir yang akan ...

Sistem Ekonomi Islam

Sistem Ekonomi Islam Menjamin Kekayaan Tidak Akan Mengalir Keluar Negeri Post By Visi Muslim Media  4/04/2019 Tambah Komentar  Oleh : Ainul Mizan Salah satu isu utama yang diangkat dalam Debat IV Pilpres 2019 adalah mengalirnya kekayaan negara keluar negeri. Bahkan Capres 02, Prabowo Subianto menandaskan bahwa lebih baik pakai teknologi lama, asalkan kekayaan negara tidak mengalir keluar negeri. Semua serba elektronik, memakai kartu – kartu sehingga terlihat maju dan praktis. Lantas, Capres 02 ini mempertanyakan untuk apa kemajuan – kemajuan itu bila kekayaan negara mengalir keluar negeri (Kompas, Sabtu 30 Maret 2019).  Menilik keterangan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani, bahwa sekitar Rp 3.250 trilyun kekayaan orang Indonesia berada di luar negeri. Sebanyak Rp 2.600 trilyun di antaranya berada di Singapura (detikfinance, 20 September 2016). Hal demikian menurutnya yang menyebabkan tax ratio di Indonesia tergolong rendah dibanding nega...

Jamaah Tabligh dan Khilafah

Jamaah Tabligh Dan Khilafah - Buku ini adalah semacam “ kitab Mutabanat “ yang dijadikan pegangan teman-teman Jamaah Tabligh ( JT ).  Di dalamnya ada satu bab khusus yg berjudul “ Satu-satunya cara memperbaiki kemerosotan Umat Islam “. - Diawali dengan sebuah pengantar bahwa umat Islam pernah menjadi Umat yg terbaik , menguasai timur dan barat, mercusuar peradaban , NAMUN mengapa kondisinya saat ini bertolak belakang ? Justru umat Islam mengalami keterpurukan yang amat parah. Mengapa ? Berangkat dari pertanyaan inilah kemudian Ulama JT mencoba untuk merumuskan pokok sebab masalah dan bagaimana cara mengatasi masalah ini ? - Di halaman 780 disebutkan : “...kita dapat memahami bahwa penyakit kita yang sebenarnya adalah melemahnya ruh Islam dan hakikat iman. Semangat Islam yang kita miliki hampir punah, dan kekuatan iman pun nyaris hilang. Jika yang asas telah melemah maka semua kebaikan dan kebenaran yg merupakan cabang-cabang dari asas tersebut te...

Mantra Palsu yang Menipu

IKUT PEMILU, KUASAI PARLEMEN, TERAPKAN SYARIAT.... Mantra Palsu yang Menipu (Oleh: Nasrudin Joha) Judul tulisan ini adalah sepenggal mantra sesat, diantara banyaknya mantra jahat demokrasi, yang menipu dan menyesatkan pemahaman umat. Demokrasi, tidak ingin umat Islam absen dari hiruk pikuknya. Sebab, tanpa peran serta umat Islam demokrasi pasti limbung, roboh, jatuh bersimbah darah ditelan kekejaman sejarah. Kenapa disebut mantra sesat? Karena ujaran seperti tertulis dalam judul tulisan adalah seruan yang menyelisihi fakta. Coba kita bongkar satu per satu : Pertama, mantra sesat ini membuat gambaran seolah-olah parlemen dan eksekutif saat ini mayoritas dikuasai kaum kafir. Sehingga, hipotesanya umat Islam harus ikut memilih dan menempatkan kader Islam agar mampu mewarnai dan menguasai bidak panggung demokrasi. Nyatanya tidak demikian, sejak periode Soekarno, orde baru Soeharto hingga Orde Reformasi mayoritas Aleg adalah muslim. Eksekutif juga diwarnai pemain muslim, bahkan semua ...

Sejarah Islam di Indonesia

Cerita yang panjang, mungkin ada yang berkenan .membaca sebagai pengetahuan DR Haikal Hasan Bapak/Ibu, Abang/Kakak Yang berada di Spanyol dan Inggris. Mohon bantuan untuk melihat dokumen pada perpustakaan yang ada di artikel di bawah ini. KEMENDIKBUD SEHARUSNYA SEGERA MELAKUKAN RISET TTG TEMUAN INI. *TERNYATA ISLAM MASUK INDONESIA BUKAN DARI PEDAGANG GUJARAT (VERSI BELANDA).* *YANG BENAR ISLAM DI PERKENALKAN OLEH ROSULULLOH TH 625 M MELALUI UTUSAN ALI BIN ABI THALIB DLL* *Maa Syaa Alloooh... Fakta Sejarah Mencengangkan. Rekam Jejak Dakwah Para Shahabat Nabi di Indonesia* (Ini rangkuman taushiyah Ustd. Dr. Haikal Hassan tentang Peradaban Islam di Indonesia. Berikut ini cuplikannya: ==================== *FAKTA SEJARAH ISLAM DI INDONESIA YG DIBELOKKAN OLEH BELANDA !!* 🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌 *SEJARAH ISLAM PERTAMA KALI MASUK  KE INDONESIA, YG BELUM DIKETAHUI OLEH UMAT ISLAM* Mau tanya, adakah di...

Democrazy

*KETIKA TUHAN DILARANG MENGURUS NEGARA* Oleh *Dr. Ahmad Sastra* _Dosen Filsafat_ Syahwat politik dan politik syahwat begitu mudah tersalurkan dalam sistem demokrasi. Gen antroposentrisme demokrasi dengan jargon dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat secara filosofis berarti bentuk penyembahan kepada manusia. Manusia yang memuja demokrasi berarti telah menjadikan manusia sebagai tuhan yang disembah. Sebab dalam demokrasi, manusia dijadikan sebagai otoritas pembuat hukum yang menjadi timbangan benar dan salah atas perbuatan rakyat. Dengan kata lain, demokrasi melarang Tuhan Pencipta manusia, alam semesta dan kehidupan ini untuk mengurus negara. Kesombongan demokrasi menganggap manusia sanggup membuat hukum bagi kehidupan manusia. Demokrasi mendudukkan wahyu Tuhan dibawah nafsu manusia. Allah telah menyinggung dengan tegas adanya manusia yang menuhankan hawa nafsu. Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ...

Syariat Penerang

Setiap syariat pasti membawa manfaat. Dan setiap pelanggaran syariat pasti membawa mafsadat. Saya heran, dgn orang yg sadar bahwa kita sedang hidup dlm alam kegelapan, tetapi menolak berubah menuju cahaya dgn penerapan syariat secara kaffah. Katanya itu bisa merusak, "merobohkan rumah". Saya heran, dapat sanad dari mana? Ilmu mantiq spt apa yg ia pakai? Kalo ada yg " rusak" oleh syariat, maka yg rusak itu pastilah kebiasaan buruk. Kalo rumah gelap, jorok, jd tempat maksiat, mestinya diberi penerangan, dibersihkan, jg "dibersihkan" dari perilaku maksiat penghuninya. Kalo ada yg merasa nyaman di rumah yg gelap lagi jorok, tempat maksiat, maka pastilah ia penikmat kejumudan, penyuka kemaksiatan. . #KhilafahAjaranIslam #ReturnTheKhilafah #GantiRezimGantiSistem Fb: Pak Pri

Cawapres

*~ Tuan Guru Abdul Somad, Tolong Pimpin Barisan Agar Jangan Terpecah Kembali Jadi Kerumunan ~* (Azwar Siregar) Sebelumnya saya memohon maaf kepada saudara-saudariku dari PKS, bukan saya mengecilkan Habib Salim apalagi PKS sendiri. Habib Salim seorang Ulama besar yang Insya Allah didalam darahnya mengalir darah mulia Rasulullah SAW. PKS juga salah satu Partai yang sangat saya hormati, walaupun saya bukan kader PKS tapi berulangkali saya menulis rasa hormat saya kepada PKS. Tapi mungkin justru karena saya bukan Kader PKS, saya bisa memandang lepas dari identitas dan kepentingan pribadi. Tujuan utama saya dan kita semua adalah 2019 Ganti Presiden. Justru karena tujuan utama ini saya berharap Ustadz Somad yang memimpin barisan umat memenangkan pertarungan Pilpres 2019 nanti. Para sahabat, mari kita buang ego dan menempatkan tujuan utama diatas kepentingan pribadi, golongan dan Partai. Pilpres ditentukan suara terbanyak dari rakyat, bukan sekedar pertarungan elit politik saja. Mari ...