Posts

Showing posts with the label memahami NU

Memahami Langkah Politik NU

* Memahami Langkah Politik NU * NU memang bukan partai politik tapi NU memiliki kekuatan politik. Jika NU tidak memiliki kekuatan politik, tentu NKRI ini sudah hancur lebur dilindas oleh para mafia politik baik mafia politik berbungkus agama maupun mafia politik yang menolak eksistensi agama. Selama ada NU maka NKRI akan tetap aman, terkendali dan selamat dari perpecahan. Jika NU tidak punya power politik, tentu tidak akan ada petinggi partai atau politisi datang ke PBNU. Nyatanya, sejak dulu hingga kini para politisi datang hilir mudik ke PBNU dengan berbagai kepentingan mulai dari cari simpati alias cari perhatian, benar-benar simpati kepada kaum Nahdliyin atau karena hanya "cari muka" untuk mengeruk suara. Apapun motif dan modusnya, PBNU akan selalu terbuka, berbaik sangka dan menerima dengan tangan terbuka. Cerdas tapi tetap santun. Pintar tapi tetap berakhlak karena NU adalah gudangnya ulama yang tinggi ilmu dan akhlaknya. Walau begitu, NU bukanlah ormas yang lugu dan...

MENGAPA MEMILIH NU

MENGAPA MEMILIH NU? Di dalam Nahdlatul Ulama, kita menemukan jalan untuk berjama'ah dalam amaliyah, fikrah, harokah, dan ukhuwah. NU tidak hanya mengurusi politik (harokah), tapi juga : 1. Amaliyah Aswaja, seperti tahlilan, istighotsah, ziarah kubur, maulid, qunut, muamalah, munakahah, dll. Yang fardhu, sudah pasti, yang sunnah juga NU lakoni. Seperti sholat gerhana, sholat tasbih dsb. 2. Fikrah Aswaja, seperti pesantren, sekolah, pengajian, majlis ta'lim, dakwah media dan mimbar, kajian ilmiyah bahtsul matsail, dll. Termasuk dalam fikrah, adalah akidah aswaja. 3. Ukhuwah Aswaja, yaitu basyariyah, wathoniyah, dan islamiyah. NU mengurusi perdamaian masyarakat lokal dan dunia. Kita menemukan muqobalah (pembanding) karakteristik ini dalam beberapa ormas lain. Walupun ada beberapa ormas yang hanya (mencolok) dalam urusan harokah, atau politik. Di NU, kita menemukan : Amaliyah : 25% Fikrah : 25% Harokah : 25% Ukhuwah : 25 Jadi NU 100% Kita pilih Ber-NU, sebagai jama...