Posts

Showing posts with the label politik

Kawal Suara saat Ramadhan

Diinspirasi dari status Ratna Yayi 😊 Alhamdulillah, Dulu para mujahid nggak meninggalkan medan perang Badar sehingga 300 mujahid bisa mengalahkan 1.000 orang kafir. Perang Badar pas bulan Ramadhan, tepatnya 17 Ramadhan 2 H. Alhamdulillah, Dulu Fatahillah nggak meninggalkan Sunda Kelapa sehingga Jakarta bisa menjadi ibu kota Indonesia seperti sekarang. Sunda Kelapa direbut dari Portugis pas bulan Ramadhan, tepatnya 22 Ramadhan 933 H. Alhamdulillah, Dulu kakek buyut kita nggak meninggalkan medan perang merdeka sehingga Indonesia bisa memproklamirkan kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan pas bulan Ramadhan, tepatnya 9 Ramadhan 1364 H. Saya, Insya Allah nggak akan meninggalkan perjuangan #KawalSuara meski memasuki bulan Ramadhan. Semoga Allah catat sebagai ladang jihad amar ma'ruf nahi munkar. Kalo kamu? 😉

Tolak Proyek OBOR Cina

*Tolak Proyek OBOR Cina!* Oleh: Fajar Kurniawan (Analis Senior PKAD) Dikabarkan pemerintah Jokowi akan menyetujui proyek OBOR atau one belt one road yang diinisiasi oleh Cina. Diperkirakan tahap awal proyek raksasa OBOR Cina akan ditandatangani pada bulan ini, April 2019 Proyek ini bagi Cina untuk mempermudah koneksi dagang antar-negara di Eropa dan Asia melalui jalur sutra maritim. dan sebelumnya dalam pertemuan Global Maritime Fulcrum Belt And Road Initiatives (GMF –BRI), Cina sudah menawarkan rancangan Framework Agreement untuk bekerja sama di Kuala Tanjung, Sumatra Utara (Sumut) sebagai proyek tahap pertama. Dilanjutkan proyek di Kawasan Industri Sei Mangkei dan kerja sama strategis pada Bandara Internasional Kualanamu, pengembangan energi bersih di kawasan Sungai Kayan, Kalimantan Utara, pengembangan kawasan ekonomi eksklusif di Bitung, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Kura-Kura Island di Bali. Proyek OBOR Cina diyakini banyak kalangan dapat memberikan kerugian bagi Indones...

Mereka Ini yang Mau Merampas Prabowo

*Mereka Ini yang Mau Merampas   Prabowo* Oleh : Prof. KH. Didin Hafiddudin, MA KPU berani ambil risiko besar. Mereka tidak takut akibat manipulasi perolehan suara paslonpres 02. Dengan enteng mereka jawab ‘salah ketik’. Human error. Boleh dikatakan mereka tak perduli teriakan-teriakan keras publik terhadap input angka-angka yang merugikan Prabowo dan menguntungkan Jokowi. Nah, mengapa KPU begitu berani? Apa yang membuat mereka berani melakukan kecurangan secara terang-terangan? Siapakah yang sangat gigih dan bersikeras agar Jokowi dinyatakan menang meskipun dengan cara yang curang? Kekuatan macam apa yang berada di belakang Jokowi sehingga berbagai instansi negara siap menjalankan perintah-perintah yang bertentangan dengan aturan hukum dan etika politik demi kemenangan dia?  Pertanyaan-pertanyaan ini sebelumnya tak pernah terlintas. Tapi, lama kelamaan muncul juga. Ada sesuatu yang terasa luar biasa dalam kontestasi pilpres 2019 ini, yang membuat deret...

Cebi: Jakarta Banjir (lagi)

Jakarta Banjir Lagi, Normalisasi Dulu Gubernurnya =========================== Oleh: Eko Kuntadhi* Jumat pagi saya melintasi jalan Kampung Melayu. Macet total. Orang berjajar di pinggir jalan. Ternyata daerah itu terendam banjir. Jakarta kebanjiran lagi. Di sekitar Rawajati dan Cililitan Kecil banjir menutup hampir atap rumah. Kalau dulu ketika zaman Ahok, kondisi seperti ini akan banyak berseliweran petugas berseragam oranye. Tapi sekarang mereka entah ke mana. Di pintu air Manggarai sampah berdesakan. Kali-kali Jakarta mulai terjadi pendangkalan lagi akibat sampah yang malas dikeruk. Sebetulnya proyek penanganan banjir Jakarta berupa normalisasi sungai sudah hampir rampung. Ahok dulu ngebut menyelesaikan program ini. Bantaran sungai dibersihkan. Jalan inspeksi dibangun. Penduduk di bantaran direlokasi ke rumah susun. Kali dikeruk. Hasilnya titik banjir tidak separah sebelumnya. Tapi Gubernur Anies gak mau meneruskan. Ia datang dengan konsep baru: naturalisasi. Entah apa maksudn...

KpU dan jam matahari

Sindiran agar KPU jangan sampai ngurangi jadwal sholat Sarkas yang cerdas... Jadwal sholat ditentukan menggunakan pergerakan matahari. Kapan matahari terbit? Kapan Matahari di atas kepala? Kapan tinggi bayangan tongkat sama dengan aslinya? Kapan Matahari terbenam? Saya pakai aplikasi Stelarium untuk mengetahui posisi Matahari. Perhitungan posisi Matahari tetap ada potensi erornya. Kurang lebih 1 menit. Demikian juga dengan jam yang kita gunakan. Memiliki error kurang lebih 1 menit.  Sehingga... Mau dikurang apa tidak oleh KPU, jadwal waktu sholat yang ada selama ini memang tidak pas. Koreksi sekitar 2 menit dari jadwal yang ada.

Cebi: ngobrol dng semut

KEPADA BAPAK YANG MENGERTI BAHASA SEMUT ============================ Ditulis Oleh : Eko Kuntadhi Dear Mr... Apa kabarnya Bobby The Cat? Semoga dia baik-baik saja. Belakangan ini cuaca kurang bersahabat, pak. Kami khawatir Bobby kena pilek. Jangan lupa dikasih Imboos atau Stinumo. Biar tubuhnya kuat,  kayak anak Indonesia lainnya. Memang Pak, kalau kita lagi galau, ngobrol dengan kucing kadang-kadang bisa menghilangkan stress. Kucing mengerti semua bahasa. Diajak ngonmong Sunda, dia jawab. "Meoonggg." Diajak bicara British, dia akan jawab. "Meoong..." Diajak ngaji, jawabnya juga sama --Meeongg. Berbeda dengan manusia, Pak. Jawabnya beda-beda. Kemarin tim BPN membisiki Bapak menang Pilpres 52% kan? Terus berubah lagi jadi 55%. Berubah lagi jadi 62% lalu 80%.  Coba deh, pak tanyain, angka itu dari mana? Pasti mereka bingung. Wong menghitungnya sambil pindah-pindah. Emangnya tempat penghitungan BPN kayak warung kaki lima, ya pak? Sering dikejar-kejar Trantib. P...

Cebi: sudahlah pak prabowo

SUDAHLAH PAK PRABOWO, WAKTUNYA BALIK BADAN Apa yang saya bayangkan malam ini? Prabowo sedang tertunduk lesu di ruanganya. Ditemani Bobby The Cat yang menggesek-gesekkan ekornya ke wajah lelaki separuh baya itu. Matanya sayu. Gegap gempita yang baru semalam diteriakkan di TMII, tetiba hanya mirip suara bising ABG di dalam kelas. Ia merasa ditinggalkan. Bermimpi basah sendiri menjadi Presiden. Hari ini, ketua umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan kompetitornya, Jokowi. Kabarnya mereka membicarakan kemungkinan PAN yang akan pindah gerbong. PAN menampilkan tanda-tanda tidak betah berada pada gerombolan loser. Bukan hanya PAN. Sandiaga Uno juga tidak mau berdekatan dengan Prabowo lagi. Sandi tahu, acara di TMII semalam bukan syukuran kemenangan. Apaan yang mau diayukuri kalau suara mereka jeblok? Sandi malah terang-terangan menyatakan KPU telah bekerja maksimal. Pemilu 2019 berjalan cukup fair dan adil. Tidak seperti Prabowo yang masih sibuk memaki dan menuding kecurangan Pemilu sepert...

Tetap Berjuang

TETAP BERJUANG ! . Di Perang Uhud, semangat kaum muslimin hampir jatuh,karena ada info Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terbunuh. Ini salah satu keadaan yang harus diwaspadai oleh semua pejuang. . Informasi tentang kekalahan harus diwaspadai, sebab itu boleh jadi suatu upaya untuk menjatuhkan semangat perjuangan. . Orang beriman, pejuang sejati, tidak akan terpengaruh. Karena itu, JANGAN MENYERAH! Sampai benar-benar ada keputusan resmi tentang menang dan kalah. . Terus berjuang! Terus waspada! Sampai waktu terakhir. Allahu akbar! . Ikuti info resmi dari kami di Media Sosial Official berikut : . Media Sosial Official: Instagram: @SemuaJadiSaksi Twitter: @SemuaJadiSaksi Fan Page FB: Semua Jadi Saksi Website: www.SemuaJadiSaksi.com . #SemuaJadiSaksi #BarisanSaksiUmat #RekatIndonesia #BergerakUntukNegeri #BergerakUntukUmat #IndonesiaAdilMakmur #IndonesiaMenang

Testimoni pemilih baru pilpres

Umur saya 35 thn dan lom pernah ikut pilpres,sampai2 ketua RT dateng kerumah n gk ku gubris,tp taon ini entah kenapa pengen milih,dan jd dilema tersendiri ketika hrs mmilh antara prabowo dan jokowi,awal nya saya jatuh hati sama jokowi karna menghandeng makruf yg notabene seorang kyai,mantan mui n pb nu,dlm hati sy ccok kali nasionalis dan agamis,tp orang2 dblakang merekA mmbuat sy berfikir lg,makin hari makin kesini ulama2 (aa gym,uas,uah)yg fp sy ikuti kok condong ke.02 akhirnya sy putuskan pilih 02,siang sekitar jam2 3 sore liat tv pilihan saya suarNya jatuh dan itu pun membuat saya sock,sampai2 tdk bisa tidur,makin kesini saya baru ingat ketika pilgub jakarta,ahok jarot vs anis sandi.. dan saat ini sy mulai tenang... kalah menang itu biasa asal jgn maen curang.. #KPUJANGANCURANG

Menelisik kebohongan

Menelisik Kebohongan. Bagaimana caranya? Oleh: Muhamad Abdulkadir Martroprawiro Dulu di tiap sesi kuliah Metodologi Penelitian,  mahasiswanya yang ceramah. Mana mahasiwanya cuma tiga biji pula 😁😁😁 Salah satu materi yang kebetulan jadi tugas saya adalah bagaimana cara mencari informasi di google. Mbah google bisa sangat berguna asal kita tahu gimana caranya. Asal gak tersesat dalam jutaan artikel yang ada... Nah membaca tulisan dari Pak Dosen satu ini mengingatkan materi kuliah 8 tahun silam.. Saya kopi paste... Sesuai tulisan aslinya. SOHN FOUNDATION: Menyelamatkan Kejujuran 1 SOHN Foundation dari Denmark, yang berpengalaman di banyak negara a.l. Zimbabwe, India, Kenya, Malaysia, dan Afrika Selatan, datang ke Indonesia pada 12 April 2019. Tim Denmark ini berjumlah 26 orang dipimpin oleh Gillana Paulsen, dan kerjanya dibantu 2600 akademisi di seluruh Indonesia. Pada 15 April SOHN Foundation sudah siap di seluruh Indonesia, lalu melakukan surve...

Syariat yg tak bisa tanpa khilafah

INILAH CONTOH 19 SYARIAT YANG TAK BISA DIPRAKTEKKAN TANPA ADANYA NEGARA ISLAM KHILAFAH Oleh : Prof. Fahmi Amhar Syariah yang memang dibebankan atas individu (fardhu ‘ain) jelas bisa langsung dijalankan, tidak perlu menunggu negara khilafah. Misalnya syariah sholat, puasa, makan minum yang halal, menutup aurot, menuntut ilmu, ahlaqul karimah pada orang tua atau tetangga, dsb. Syariah yang dibebakan secara kolektif pada masyarakat (fardhu kifayah) ada yang bisa dijalankan tanpa menunggu negara khilafah. Misalnya mengurus jenazah, menyelenggarakan sholat Jum’at, dakwah, dan amar ma’ruf nahy munkar. Tetapi memang ada banyak sekali syariah yang dibebankan secara kolektif pada negara sebagai wakil masyarakat (fardhu kifayah khas), yang tidak bisa dijalankan tanpa negara khilafah. Misalnya: 1. Menarik zakat secara paksa bagi muzakki yang bandel 2. Mengejar suami-suami yang tidak bertanggungjawab menafkahi istrinya 3. Memaksa mall-mall untuk menyediakan ruang sholat yan...

KPU TIDAK BISA CURANG SEENAKNYA

*KPU TIDAK BISA CURANG SEENAKNYA.....* Dr.Ahmad Fauzi, ahli dari ITB ... _yg lulusan terbaik di Amerika Serikat_ ...akan menguliti KPU....setajam silet.....rasanya ingin menangis..... _tapi air mata mahal_.....😁😁😁 , *insyaAllah PRABOWO menang TOTAL !!!* Inilah jawaban kenapa angka kemenangan Prabowo merosot tajam dalam waktu 4 jam Shubuh ini.. _------_--------- Sudah saya ungkap sekilas tadi di saat saya sibuk, nah sekarang saya punya waktu luang untuk jabarkan lebih panjang. KPU kita sedang dalam tekanan hebat untuk mempermainkan sentimen psikologis mental pemilih paslon capreswapres 02, dengan pola yang sangat terbaca (minimal oleh kepala yang jernih dan tidak emosional). Normal bila kita semua kaget tetapi jangan sampai baper bila dalam seminggu ke depan berjumpa angka-angka magis di umuman hitung resmi KPU. Kita sesungguhnya harus iba bila KPU kita tercinta tersandera jadi kuda tunggang yang dipecut-pecut untuk menyudutkan opini seolah-olah...

Pajak Ahok vs Anies

Dalam satu kesempatan, saya bertemu dengan teman politisi salah satu partai “ Ahok itu gila. Salahsatu PAD terbesar DKI itu adalah PBB. Lah dia buat aturan batas tidak kena pajak PBB. Tahun 2016 dia bebaskan NJOP dibawah 1 Miliar rupiah. Tahun 2017 dia akan naikan batas tidak kena pajak sampai Rp. 2 miliar. Lama lama DKI tidak punya lagi sumber PAD. Maunya apa ? Katanya. Saya hanya tersenyum. " Dengar ya Bro, itu karena dia smart. Dia ingin agar NJOP itu setiap tahun dinaikan. Dia tahu pasti bahwa potensi pajak itu ada pada orang kaya. Bukan pada orang miskin. Coba dech sekarang apartement termurah dikawasan emas sudah diatas Rp. 2 miliar rupiah. Belum lagi rumah di kawasan mewah. Ahok berencana setiap tahun batas tidak kena pajak dinaikan dan tentu semakin banyak yang tidak kena pajak.  Tapi Pajak orang kaya semakin besar diserap DKI. Dengan adanya kenaikan NJOP maka orang miskin tertolong tidak kena pajak , pada waktu bersamaan orang kaya semakin tinggi bayar pajak. Nah i...

Kesaksian Fahri tentang Situng KPU

MAKLUMAT Fahri Ismael... (Sang Mantan Petugas Entry Data Situng KPU) Ketua KPU angkat bicara tentang kesalahan entry data hasil penghitungan suara (Situng) KPU di beberapa daerah, sebut saja di Dumai, Riau, hasil scan Plano C1 menunjukkan perolehan suara Prabowo Sandi 141, tetapi perolehan suara di Situng KPU atau Real Count KPU diinput 41 suara. Orang terlambat bijak akan berkata "jangan buruksangka pada KPU, itu kesalahan input saja, 141 diinput 41, itu manusiawi". Saya pernah bertugas sebagai petugas entry data pemilu 2004, yang mana Sistem Penghitungan (Situng) KPU pertama kali digunakan pada Pileg 5 April 2004. Kami berempat ditugasi di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara untuk Pileg 2004, dan di Kecamatan Panei Tongah untuk putaran I Pilpres 2004. Saat itu Ketua KPU RI Anas Urbaningrum, Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution. Tahukah kalian bahwa aplikasi Situng KPU itu tidak memungkinkan bisa kirim data ke IT Center KPU jika ada kesalahan input ata...

Seandainya hidup di zaman Firaun

ANDAI FIR'AUN MASIH HIDUP??? . Seorang ustadz,bertanya kepada jama'ahnya. Ustadz : "Andai kita hidup pd zaman Fira'un,kira - kira kita jadi pengikut siapa,Fir'aun atau Nabi Musa?" Jama'ah : "Musaaaaa." jawab jama'ah dgn kompak. Ustadz : "Yakiiin?" Jama'ah : "Yakiiiiiin.....". Ustadz : Tapi yg membangun kota Mesir,Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yg bangun piramida,Fir'aun. Yang paling kaya,Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat, Fir'aun. Yg punya banyak pengikut, Fir'aun. Yang bisa memberi PERLINDUNGAN KEAMANAN dan jaminan,Fir'aun. Yang Berkuasa,Fir'aun. Yang bisa menyediakan MAKANAN & MINUMAN,Fir'aun. Yang bisa adakan HIBURAN,Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan,Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sdh ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga di buatnya. Sementara Nabi Musa,siapa dia??? Hanya seorang penggembala ka...

Terus-terusno

TERUS-TERUSNA! @salimafillah Ada ungkapan orang Jawa yang kalau ditujukan kepada Anda, meski disertai senyum yang amat manis, sungguh ia peringatan kelas berat. Bunyinya, "Ya wis nek ngono, terus-terusna kana!" Arti harfiahnya adalah, "Ya sudah kalau begitu, teruskan saja sana!" Tugas ummat ini hanya berjuang. Allah tidak mewajibkannya untuk menang. Berjuang itu jauh lebih besar dari sekedar menang. Seperti sa'i lebih besar dari zam-zam, seperti Uhud lebih bermakna dari segunung perbendaharaan Kisra. Maka kalau ummat sudah berjuang dengan kesungguhan, sesuai arahan Allah dan RasulNya, sementara musuhnya bersikeras untuk menang; dengan segala tipu-tipu, dengan bertumpuk kecurangan, dengan besi dan api, dengan mengerahkan semut dalam liang hingga jin peri-perayangan; ummat ini hanya akan berkata, "Ya wis. Terus-terusna!" Bagi Fir'aun yang merasa kuasa mengalirkan Nil dan memperbudak Bani Israil; ada Musa yang tak putus asa. Tapi airlah yang men...

Pergantian petral dan detailnya

MENGELOLA NEGARA ITU TIDAK SESEDERHANA NUNGGU CUCIAN KERING Oleh: Mardigu WP Bisnis 4.0 banyak mulai saya ungkap karena berhubungan dengan “konspirasi”. Dimana siapapun pejabat negara yang menggunakan sistem pemilihan langusng “one man one vote” merasakan akibatnya. Akibat apa? Akibat untuk menang suara rakyat perlu modal besar yang perlu sponsor. Kalau belum menjabat maka pakai kaum “konspirator” ( baca : mafia) sebagai sponsor sehingga begitu menjabat ya haris bayar modal tadi. Kalau sudah menjabat pakai 2 hal. Alat negara dan fasilitas negara selain sponsor tadi di maksimukan dengan fasilitas dan proyek. Misalnya apa itu alat negara? Kementrian itu alat negara,menterinya di pilih “pemenang perang”. Lalu ketika menteri berkampanye itu alat negara. Ketika tiket pesawat untuk kampanye menteri maka itu namanya “fasilitas negara”. Di bungkus dengan “tugas kementrian” maka sempurnalah “jualan” untuk pe...

Penggelembungan anggaran DKI

Hope? Mungkin kamu bahagia waktu kepemimpinan DKI berganti. Jakarta akan lebih tertata bersih indah islami. Gubernurnya seiman membanggakan. Transparansi anggaran dan pembangunan meningkat. Warga lebih mendapat pelayanan maksimal dari aparat. Akhlak sang pemimpin menjadi cermin, teladan mulia bagi siapa saja. Waktu pun bergulir... Dan banyak orang mulai berfikir. Dimanakah hubungan kampanye tentang pahala dan dosa dalam sebuah pilkada? Kini saat secawan anggur direguk yang terpilih di kursi empuk, para pemilih bertanya2 angin surga yang mana yang bisa nyata hembusannya. Ketika harapan jadi kebalikan, barulah terasa semua ada palsu2nya... 👉Anggaran DPRD DKI naik 10 kali: zaman Ahok Rp 8,8 milyar menjadi ➡Rp 107,7 milyar. 👉Reses DPRD:  Masa Ahok Rp 34,96 miliar sekarang ➡Rp 69,3 miliar. 👉Pembahasan Pansus dan Lainnya: Masa Ahok Rp 2,29 miliar, kini ➡Rp 29,25 miliar.    👉Pembahasan Banggar : Rp 4,23 miliar m...

KRONOLOGI PRABOWO UMUMKAN KEMENANGAN

KES4KSIAN ZENG WEI JIAN;KRONOLOGI PRABOWO UMUMKAN KEMENANGAN PORTAL-ISLAM.ID]  Pilpres 2019, Jakarta tenang. Sepi. Tidak ada preman baju kotak-kotak merusuh. Di setiap TPS hanya ada seorang polisi. Ngga ada tentara dan laskar-laskar penjaga TPS. Semuanya berjalan smooth. Pukul 11.00, Exit Poll mulai muncul. Semuanya menangkan Prabowo-Sandi. Siangnya, saya putuskan bergerak ke Kemang Village. "Rabu-Biru" terakhir digelar di sana. Andi dan Nur Liea ikut. Tiba-tiba, seorang taipan menelepon. Dia bilang, "Elo dikerjain. Saksi-saksi di daerah sudah diguyur. Media dikuasai. Ntar hasil Quick Count dirilis dengan angka 58:42. Paslon 01 menang." Saya kira dia bercanda. Pukul 03 sore, Litbang Kompas, Indobarometer, SMRC, Indikator, Charta Politika, dan Poltracking rilis Quick Count. Selisih angkanya sekitar 10%. Si Taipan benar. Jangan lupa, semua pabrik polling itu pernah diundang makan siang di istana. Sejak itu, mereka lebih banyak berperan sebagai opini-maker. Hany...

PRABOWO KALAH? Strategi No. 1

PRABOWO KALAH? Catatan Andri Mardisal. Saat Pilpres lalu (2014) saya pernah kecewa dengan kekalahan Prabowo, dan anehnya beliau terkesan diam dengan berbagai kecurangan yang tampak jelas di depan mata. #Logikanya: * Prabowo memiliki sangat banyak intelegen yang dapat menelanjangi lawannya. * Di saat lawan mendapat suntikan dana 2 T dari negara tetangga, beliau malah menolak bantuan dana tak terbatas dari tanah Arab. * Beliau terkesan diam saat black campaign menyerangnya habis-habisan. * Beliau seperti menonton Kebijakan rezim Jokowi menyengsarakan rakyat. * Mulai munculnya Komunis, Zionis & Syi'ah pun membuatnya seolah diam. * Penghinaan & pelecehan terhadap negara pun Prabowo diam. * Dan lain-lain ... KEMUDIAN HARI saya baru memahami, TERNYATA ini semua adalah UMPAN agar para PENGKHIANAT, MUSUH DALAM SELIMUT & PERUSAK NEGARA keluar dari persembunyiaannya. SAYA LUPA bahwa Prabowo adalah #AhliStrategi No.1 paling ditakuti dunia. Saat ini Rakyat Indonesia tela...