IKHLAS DAN RIDHA
IKHLAS DAN RIDHA Gua sering ketemu orang terkendala "ikhlas". Mereka bilang, "Gua belum bisa ikhlas." Padahal, yang mereka maksud sebenarnya, "Gua belum bisa ridha." Maka, dudukin dulu perkaranya. Ikhlas itu konteksnya akidah dan tauhid. Intinya adalah memperuntukkan sesuatu hanya kepada Allah. Ridha, itu bisa dibilang kebalikannya, yaitu Allah memperuntukkan sesuatu kepada kita. Itu urusan qadha dan qadar. Beriman kepada takdir (baik/buruk) itu emang termasuk yang paling berat. Inilah salah satu bentuk "kutukan pengetahuan" di mana kita cenderung merasa punya pembenaran bahwa sesuatu mestinya terjadi atau tidak terjadi pada diri kita. Iya, paling berat. Kenapa? Karena demi keikhlasan kita kepada Allah, kita harus ridha dengan apa yang diberikan Allah kepada kita, atau apa yang diizinkan Allah terjadi pada kita, apapun bentuknya. Alias, untuk apapun itu baik atau buruk, kita harus tetap indifferent alias netral. Kan ada haditsnya, "Sungguh m...