Denny vs Anies

Denny Vs Anies

Denny Siregar itu cerdas sekaligus culas. Cerdas selalu sukses memancing emosi orang lain, itu sebab akun medsosnya ramai dikunjungi netizen dan meninggalkan beragam komentar. Tapi Anies tahu dia culas, menghadapi orang macam begini harus disikapi santai saja. Bila direspon, dia akan merasa bahagia dan jika didiamkan dia akan nelangsa sakit sendiri, persis seperti orang lagi kasmaran. Anies tidak terprovoksi.

Denny gemar sekali menggonggong. Yang dia inginkan adalah jatuhnya wibawa Anies di mata masyarakat Jakarta. Dia tidak bosan memancing emosi Anies agar mau meladeni cuitan cuitan hoaxnya di twitter. Dengan demikian warga jakarta akan kembali merasakan trauma masa lalu dimana mereka pernah punya pemimpin pemarah, lose control, mulutnya jorok. Akhirnya masyarakat luas akan menilai bahwa Anies dan Ahok sama saja. Pemimpin yang mengedepankan sikap emosional menghadapi permasalahan. Itu tujuannya, menjatuhkan wibawa Anies.

Anies tidak kalah cerdas, seluruh tubuhnya seakan akan adalah otak. Dia bekerja menggunakan kekuatan otak, sumber idenya adalah otak lalu mewujudkan dengan tindakan sempurna. Dia tidak mau mengotori sumber idenya dengan sampah busuk.

Anies tahu, memperkarakan cuitan kelompok buzzer Denny Siregar yang menuding ambulance pemprov DKI membawa batu akan menghabiskan energi sia sia. Lebih dari itu meladeni orang yang tidak selevel dengannya akan menjatuhkan harga diri dan kehormatan menuju titik paling rendah. Bagaimana bisa? ya bisalah, yang gemar menggonggong itukan hanya binatang gugug, masa mau disamakan dengan Anies?

https://m.facebook.com/groups/488655531196343?view=permalink&id=2699608933434314

Comments

Popular posts from this blog

Pembelaan tentang ijazah palsu

mimpi di kamar hanin

Simpan untuk hari tua