Pro kesombongan Artaria, Babo

Arteria Dahlan.
( revolusi mental).

By Babo EJB

Perdebatan antara Artaria Dahlan dan Emil Salim, dan dengan lainnya di acara Najwa, saya perhatikan dengan seksama. Sebetulnya dalam konteks debat,  tidak ada sikap Arteria Dahlan yang salah. Dalam debat menyerang dan bertahan , itu biasa saja. Tidak ada kata katanya menggunakan istilah tidak patut seperti bahasa preman. Atau gaya mengancam. Hanya gayanya saja yang memang meletup letup dan penuh keterus terangan. Saya bisa maklum soal itu. iArtaria Dahlan itu lahir dari politik paska reformasi. Sama seperti Fahri Hamzah. Gaya politiknya tidak tumbuh seperti Emil Salim besar di era Soeharto. Di era Soeharto ,politisi berbicara sangat santun dan penuh kehatian hatian. Karena itu berhasil membuat Soeharto bertahan 32 tahun walau penuh dengan KKN.

Yang lucunya dalam debat itu, kedua belah pihak berangkat dari persepsi yang berbeda. Arteria Dahlan berangkat dari persepsi UU dan Hukum serta perannya sebagai Anggota DPR dari PDIP. Karena dia memang mumpuni bicara itu. Di samping dia anggota DPR, dia juga paraktisi hukum. Dia Sarjana Elektro yang juga Sarjana Hukum. Jadi kekuatan logika dan hukumnya kuat sekali. Sementara Emil Salim meliat dari perpektif berbeda karena background  pendidikan berbeda. Lebih melihat rasa curiga atau paranoid berlebihan bahwa DPR akan menghapus KPK. Akan menghapus independesi KPK. Padahal secara hukum dan UU yang direvisi justru memperkuat KPK. Tidak ada niatan akan menghapus peran KPK.

Sekarang hujatan sangat luar biasa kepada Ateria Dahlan. Namanya masuk trending topik di Tweeter. Itu sudah resikonya sebagai politisi. Hanya saja kita mungkin belum terbiasa berbeda pendapat. Kadang melupakan kebenaran dan berusaha mencari cari kesalahan pihak lain, dengan menyerang sikap pribadi orang. Padahal esensinya bukan itu, tetapi kebenaran yang dia sampaikan. Arteria Dahlan , sama dengan Ahok. Orang benar dengan gaya apa adanya memang tidak disukai oleh sebagian orang, terutama kaum bigot dan hipokrit.

Comments

Popular posts from this blog

Pembelaan tentang ijazah palsu

mimpi di kamar hanin

Simpan untuk hari tua