BAWA PENOLAK ITU KE MEJA HIJAU

BAWA PENOLAK ITU KE MEJA HIJAU

sejak awal issue corona ini muncul, pemerintah pusatlah yg bersikap meremehkan. Alih alih mempersiapkan langkah preventif, presiden dan para menteri malah berlomba mengeluarkan  statement konyol.

Untungnya di ibukota negara ini kita punya Anis Baswedan. sosok pemimpin yg cerdas dan cepat tanggap menyiapkan berbagai rencana pengendalian wabah. Akan tetapi sayangnya ide ide pengendalian pandemi dari sang gubernur selalu dijegal pusat.

Akibatnya, penyebaran virus ini menjadi tak terkendali. Meluas ke semua polosok negeri. Pada tahap ini, yg bergerak digaris paling depan tenaga medis. Dokter dan perawat mengambil resiko besar. Mereka memberikan waktunya lbh extra, bahkan mempertaruhkan keselamatan dirinya dlm memerangi virus ini, yg terlanjur masuk dg merajalela karena pintu gerbangnya sengaja dibiarkan terbuka oleh pemerintah.

Yg amat mengecewakan adalah, para pejuang di garis paling depan ini disuruh berperang tanpa dibekali senjata. bekerja tanpa dukungan pemerintah. Tanpa suplai APD yg memadai dan bahkan tanpa perhatian dan apresiasi. Ini membuat mereka menjadi pihak yg paling rawan terpapar covid 19.

Tak heran, mereka berjatuhan menjadi korban. Yg lebih tragis adalah, keberadaan mereka tak di inginkan masyarakat awam. Ada perawat yg diusir dari tempat kostnya. Puncak dari nasib nahas mereka adalah kemarin, jenazahnya di tolak sebagian warga. 

Betapa teriris hati orangtua & keluarga besar almarhumah perawat itu. Anaknya telah berjuang di garis paling depan, dlm medan berbahaya. Alih2 mendapatkan apresiasi, setelah menjadi jenazahpun malah di usir.

Tapi pada siapa ia meminta dukungan dan perlindungan dari kezaliman ini. Pemerintah tak sedikitpun melirik. Pengusiran terhadap mereka adlh bukti abainya pemerintah pd nasib para pejuang ini. Pemerinth tdk turun tangan menjadi pengayom. 

Maka kepada seluruh tenaga medis. Baik dokter maupun perawat. Anda harus bersatu melakukan perjuangan tambahan. Seret para penolak jenazah itu ke pengadilan. ini dlm rangka menjaga martabat paramedis. Anda adalah pejuang. Sejawat anda meninggal bukan karena maksiat dan berbuat jahat. Segera bentuk tim hukum yg siap mengawal anda.

Jangan berharap pembelaan dr pemerintah. Sebab mereka sdg sibuk dg kepentingan pribadinya.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2889680761146784&id=100003146642300

Comments

Popular posts from this blog

Pembelaan tentang ijazah palsu

mimpi di kamar hanin

Simpan untuk hari tua