Fakta tentang Suriah

SEMINGGU KEMUDIAN SETELAH VIDEO PALSU BBC, AMERIKA, PERANCIS, DAN INGGRIS MENYERBU SURIAH

1
Mendengar kekejian Bashar al-Assad terhadap rakyatnya sendiri (padahal itu video palsu), Donald Trump berkata untuk alasan menyerbu suatu negara yang berdaulat. Serangan itu sendiri terjadi beberapa jam sebelum utusan resmi PBB datang ke Damaskus untuk melakukan penyelidikan. Pernyataan Trump yang diliput media massa itu, dijadikan alasan untuk menghujani rakyat Suriah, dengan lebih dari 100 bom berdaya ledak tinggi, tanpa SATUPUN mandat dari PBB.

"Serangan yang hina dan keji itu, meninggalkan para ibu dan ayah, bayi dan anak-anak, dihajar dalam luka, dan sekarat mencari udara. Ini bukan tindakan seorang manusia [maksudnya Bashar al-Assad - MAM], melainkan kejahatan seorang monster", kata Trump.

"The evil and the despicable attack left mothers and fathers, infants and children, thrashing in pain and gasping for air. These are not action of a man; they are crimes of a monster instead," Trump said.

2
Kejadian pada 14 April 2018 itu, setahun lalu, persis seperti kebohongan Ameirka Serikat tentang pabrik senjata kimia yang ada di seantero Irak. Dengan alasan itu, Irak diserbu, Saddam Hussein ditangkap, lalu dalam teriakan lemah Saddam, La Iaaha illallah, Saddam Hussein digantung, sebagai hukuman terhadap kejahatan terhadap kemanusiaan.

Saya memiliki video hukuman gantung Saddam Hussein, yang diam-diam diambil oleh tentara Irak. Amat samar-samar, tapi wajah tua itu sebelum ditutupi kain, jelaslah Saddam Hussein.

Beberapa saat kemudian, PBB masuk ke Irak, melakukan penyelidikan di seluruh Irak. Lalu apa pernyataan PBB? Saddam Hussein dan Irak telah mengikuti anjuran PBB, untuk memusnahkan seluruh pabrik senjata kimia di Irak.

3
Pada Desember 2014, saya diundang oleh OPCW (Organization for the Prohibition of Chemical Weapons, organisasi untuk pelarangan senjata kimia), sebagai pembicara di kantor OPCW di Denhag (The Haague), di hadapan security authorities dari lebih 100 negara. Saya diminta berbicara tentang Chemical Safety and Security di Indonesia, dan peran Chemical Society (Himpunan Kimia Indonesia).

Saya menyempatkan berbicara informal tentang penghapusan senjata kimia di berbagai negara, dengan staf OPCW. Mereka bercerita Irak menunjukkan kerjasama yang amat baik dengan OPCW, dalam pemusnahan senjata pembunuh massal, termasuk senjata kimia, setelah perang Irak-Iran berakhir.

Jadi, negara mana yang sering mengabaikan kedaulatan negara lain? Negara itu jugalah yang menularkan sikap tidak hormat kepada pemimpin yang sah, ke berbagai negara di dunia, agar setiap saat pemimpinnya mudah dijatuhkan.

MAM

Comments

Popular posts from this blog

Pembelaan tentang ijazah palsu

mimpi di kamar hanin

Simpan untuk hari tua