Lebih Buruk dari Jokowi

LEBIH BURUK DARI JOKOWI
by Yogie W. Abarri


"Yang lebih buruk dari Jokowi, ada gak?"
"Gak ada, Ustadz."
"Bila memang demikian, bisa jadi yang menang adalah Jokowi."


Jauh sebelum Pilpres 2019 terlaksana (yaitu pasca kandidat pilpres diperkirakan hanya dua pasangan saja) saya pernah beberapa kali ngajak tebak²an kepada beberapa kawan.

Yaitu siapa kira² yang bakal memenangi pertarungan di ajang Pilpres 2019 nanti.

Sebelum saya bertanya, saya sudah terlebih dahulu meminta mereka untuk menanggalkan preferensi pribadi masing².

Kita bukan sedang membahas suka atau tidak suka, juga tidak sedang membahas harapan pribadi maupun rakyat, tapi murni sedang tebak²an aja.

Dan hasilnya... tebakan kawan² ternyata beragam. Ada yang nebak Jokowi yang bakal jadi, dan ada pula yang nebak Prabowo.

Nah ketika kemudian giliran mereka ingin mengetahui tebakan saya, saya jawab... yang akan jadi adalah yang terburuk dari keduanya.

Langsung heboh lah suasana.
Bukan jawaban saya yang bikin mereka heboh. Melainkan cara saya menjawab.

"Yang terburuk itu siapa, Ustadz?"
"Apakah Jokowi?"


Pengalaman Sejarah

Bukan tanpa alasan hingga tebakan saya cenderung jatuh ke yang terburuk.
Salah satu alasannya adalah pengalaman sejarah yang telah dilalui oleh bangsa ini.

Singkirkan nama presiden² yang kekuasaannya tidak genap 5 tahun atau lebih. Maka yang tersisa adalah 4 nama.
Sukarno, Suharto, SBY, dan Jokowi.

Sukarno.
Di penghujung kekuasaannya digoyang dengan berbagai macam isu oleh sebagian rakyat yang tak puas dengan kinerjanya maupun pribadinya.

Suharto.
30 tahun lebih masa kekuasaannya pun akhirnya tumbang digerogoti isu², terutama isu KKN.
Ketidakpuasan membuat opini rakyat menganggap Sukarno adalah lebih baik dari Suharto.

SBY.
Meski selamat bisa berkuasa dua periode tanpa dijatuhkan di tengah jalan, di era kekuasaannya rakyat banyak yang merindukan era Suharto.
Bahkan dimana² banyak bertebaran meme Pak Harto yang seolah menyapa sambil berkata, "Piye kabare? Penak jamanku to?"

Jokowi.
Apalagi yang satu ini. Entah apanya yang benar terkait orang ini.
Jadi, tak perlu kita bahas disini.

Begitulah...
Sehingga dari empat nama tersebut, opini di masyarakat berkata...

Suharto lebih buruk dari Sukarno,

SBY lebih buruk dari Suharto,

dan Jokowi lebih buruk dari SBY.

Kesemuanya membentuk pola... yaitu... semakin kesini semakin buruk.
Begitulah setidaknya opini yang berkembang di masyarakat.

Nah, pola tersebutlah yang saya perhatikan ketika menebak soal hasil Pilpres 2019.

Gak ilmiah ya?
Biarin aja. EGP gitu loh.


SunnatuLLah dan Janji Allah

Alasan kedua saya, mengapa kok saya menebak ke arah yang terburuk dari keduanya, adalah terkait dengan janji Allah dan sunnatuLLah nya.

Tegaknya kembali Khilafah Rasyidah 'ala Minhajin-Nubuwah, itu adalah janji yang Allah berikan kepada orang² mu'min.
Allah SWT akan membuat kita kembali berkuasa di muka bumi ini, sebagaimana sebelumnya.

Sejarah panjang Khilafah (± 13 abad) yang terhenti di tahun 1924 Masehi, akan segera berlanjut kembali.

Nah, itu adalah janji Allah.
Sekarang kita bicara sunnatuLLah nya.

Tegaknya Khilafah, tentu akan mengantarkan kepada tegaknya suatu peradaban yang benar² baru, bila dibanding dengan peradaban yang ada sekarang ini.
A brand new civilization.

Ibarat bangunan, untuk menegakkan bangunan yang benar² baru (bukan cuma renovasi), tentu bangunan yang lama harus dirubuhkan dulu.

Bedanya dengan peradaban, peradaban tidak perlu dirubuhkan. Karena biasanya akan rubuh sendiri.
Dan yang merubuhkan adalah penguasanya itu juga. Yaitu akibat kebijakan²nya yang zhalim dan represif kepada rakyat.

Konon Ibnu Khaldun (1332-1406) pun sampai berpendapat, “Tanda² sebuah pemerintahan (negara) akan hancur adalah semakin bertambah besarnya pajak yang dipungut.”

Nah, sekarang mari kita ulangi sekali lagi.

Tegaknya kembali Khilafah adalah janji Allah SWT.

Dan sunnatuLLah bangkit dan runtuhnya peradaban di dunia ini adalah seperti itu.

Maka...
Coba kali ini Anda sendiri yang menyimpulkan.
Siapakah kiranya yang bakal menjadi presiden definitif pasca kontestasi Pilpres 2019 ini?
Silakan ditebak saja. []


CEK CORETAN LAINNYA DI
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=148111479098347&id=100016984876409

TELEGRAM BACKUP @bukangoresanpena

Comments

Popular posts from this blog

Pembelaan tentang ijazah palsu

mimpi di kamar hanin

Simpan untuk hari tua